SI PARODI, Lagi Mudik…. (parodi 2)

Posted: 8 November 2008 in PARODI
Tag:,

SI PARODI, Lagi Mudik….

Untung Indonesia punya tradisi mudik, kalau nggak bisa runyam. Karena hanya setahun sekali, maka hanya perlu pakai topeng sekali setahun, pulang sewa mobil, biar dikira punya mobil dan untungnya orang kampung pada percaya, wah si Fulan sudah jadi orang sukses sekarang, pulang bawa mobil pakai sopir pribadi lagi (padahal kewajiban rental mobil tuh sopir) apalagi setiap tahun ganti mobil, hebatnya…

Beda dengan aku yang jarak rantau dengan kampung halaman cuman 4 jam perjalanan, maka aku bisa mudik sebulan sekali, kalau aku harus pakai topeng kayak yang diatas bisa mirip pribahasa ” Gajah Mati Tinggal Tulang, Harimau Mati Meninggalkan Hutang”.

Itulah salah satu yang aku tangkap dari tradisi mudik dari tahun ke tahun banyak orang rela berbuat apa saja untuk tampil dipuja, bahkan di setiap Ramadlan justru fenomena pencurian dan perampokan meningkat, mungkin inilah ”domino efect” dari sebuah harga diri..

YAH, HARGA DIRI.

Kalau banyak orang memandang bahwa uang adalah segalanya, maka menurutku harga diri masih diatas uang, uang hanya sarana untuk mencapai tingkat harga diri yang lebih tinggi.

Cuman sayangnya, harga diri bisa dimanipulasi, beruntunglah orang yang berani memanipulasi harga diri. Kita lihat Flasback kasus penipuan yang dilakukan Polisi & TNI palsu yang berhasil menipu luar dalam banyak wanita, coba saja dia nggak memanipulasi harga dirinya, pasti berlaku juga seperti puisiku ”PINGIT, 99 DETIK” itu..

Dan kurang beruntunglah orang yang tidak berani memanipulasi harga diri, tampil apa adanya (jujur) ya nggak dapat apa-apa. Ya pepatah jawa ”Jujur Ajur” tapi anehnya banyak orang justru suka dengan orang yang memanipulasi diri sendiri, lebih keren katanya. Gayung pun bersambut, ya sudah lah..!

ROMEO & JULIETE

Kadang terbersit fikiran untuk memanipulasi diri, apalagi kalau ingat legenda Romeo & Juliete yang bermodal cinta juga nggak menikah, tapi justru penipu-penipu tengik itu bisa menikah lebih dari 2 kali, cuman aku berfikir lagi emang menikah hanya sesaat saja, setelah itu selesai, menikah itukan untuk selamanya emang kita sanggup memakai topeng terus-menerus, dan kalau sewaktu-waktu yang ketahuan apakah pasangan kita nggak kecewa?, kalau dia kecewa apa hidup rumah tangga kita akan harmonis & bahagia, nggak mungkin kan?

Makanya aku fikir biarlah seperti ini saja, apa adanya dari pada membohongi hati sendiri. Tapi kok lama-lama sakit juga ya…. hicx..hicx…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s