MATAHARI PECINTA (puisi 41)

Posted: 3 Oktober 2009 in PUISI
Tag:, ,

MATAHARI PECINTA

Hari ini telah berlalu
Tapi aku tetap mencintaimu
Seperti matahari yang ingin mencumbu rembulan
Dalam taburan bintang gemintang
Meski bulan hanya meninggalkan senyum
Yang tak pernah dimengerti olehnya

Aku memang terlalu panas untuk kau setubuhi
Lagi pula seperti apa kata orang nanti
Pelangi pasti akan kehilangan muka
Sebab langit berhenti menangis
Dia hanya tertawa geli
Lagi dan lagi…

Yogyakarta, 28 Juni 2009

Komentar
  1. KangBoed mengatakan:

    “Demi Masa sesungguhnya manusia itu merugi”

    Sebab tiadalah semua ini kecuali kembali kepada Fitrah Diri
    Mari bersama kita saling mensucikan diri menuju Illahi Robby
    Membersihkan diri melangkah menemukan diri sebenar diri
    Mulai menghampiri DIA tulus ikhlas karena CINTA
    Meraih keselarasan diri dalam Ketenangan Jiwa
    Menjadi Manusia seutuhnya meliputi lahir bathin
    Dahulu datang putih suci bersih
    Mudah mudahan kembali suci putih bersih

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
    ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

  2. KangBoed mengatakan:

    HADIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIRRRRRRRRRRRRRR..
    Menyapa sahabatku chayank..
    MAAF..
    Kemana aja maaass lama enda kelihatan..

    salam sayang

  3. KangBoed mengatakan:

    mudah mudahan semangat lebaran.. semangat persahabatan dalam CINTA dan KASIH SAYANG terus melekat di hati kita semua.. dan bertumbuh kembang membangun kembali kepribadian bangsa yang ramah dan penuh CINTA
    salam sayang untukmu saudaraku

  4. KangBoed mengatakan:

    eeee kelupaan pertamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaxxzz

  5. etikush mengatakan:

    “Tapi aku tetap mencintaimu”
    “Seperti matahari yang ingin mencumbu rembulan”
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    “Aku memang terlalu panas untuk kau setubuhi”

    hehehe….

  6. rina widarsih mengatakan:

    seperti bulan tanggal muda
    yang terlalu malu menampakkan seluruh wajahnya
    dirimu seakan gamang untuk mengupload
    syair indah yang telah ditulis Juni
    mengapa baru muncul Oktober?

    air keruh diendapkan
    tuk mendapatkan jernihnya
    laksana hati yang gundah
    hingga tertunda menyampaikan
    isi hati yang sesungguhnya

  7. chie mengatakan:

    *hmmm…mikir…*
    aq msih mencintaimu??????

  8. KangBoed mengatakan:

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
    ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

  9. KangBoed mengatakan:

    HADIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIRRRRRRRRR

    MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS NAMA PERSAHABATAN DAN PERSAUDARAAN

    SEMOGA DENGAN BERJALANNYA WAKTU SEMAKIN MEMPERSATUKAN KITA SEMUA.. TIDAK MELIHAT SIAPA KAMU.. APA AGAMAMU.. APA MAZHABMU.. TETAPI DENGAN MENYADARI KITA BERASAL DARI YANG SATU..

    SALAM SAYANG SELALU

  10. sekoteng mengatakan:

    Puisi yang ok…Keep writing!

  11. bluethunderheart mengatakan:

    wih……….ternyata abangku yang satu ini menyimpan banyak post yang sangat baik dan indah…….makasih ya sudah mengepostnya
    salam hangat selalu

  12. geRrilyawan mengatakan:

    nggak kebayang kalau matahari bercinta sama rembulan…apa jadinya bumi ini hehehe…

  13. dobleh yang malang mengatakan:

    siang bang….
    ayo semangatnya mana
    salam hangat selalu

  14. bluethunderheart mengatakan:

    met berakhir pekan y mas
    salam hangat selalu

  15. bluethunderheart mengatakan:

    blue datangggggg
    salam hangat selalu

  16. Rokimdakas mengatakan:

    DKS Gelar Lomba Baca Puisi
    Menyusutnya ruang ekspresi bagi penggemar sastra menggugah Dewan Kesenian Surabaya (DKS) untuk menggelar Lomba Baca Puisi pada tanggal 17 -20 Desember di Balai Pemuda berhadiah jutaan rupiah.
    Lomba baca puisi bagi DKS merupakan program tradisi yang digelar sejak lembaga kesenian ini berdiri pada awal tahun 1970-an dengan menggunakan gereja Maranatha dan Taman Budaya sebagai tempat penyelenggaraan. Baru pada medio 80-an diselenggarakan di galeri DKS, ruang warisan panitia FFI – Festival Film Indonesia. Lomba terakhir digelar pada tahun 2004 karena kepengurusannya vakum.
    Di bawah kepemimpinan Sabrot D. Malioboro (2009-2014), tradisi yang lama tenggelam itu ditampilkan kembali dengan menjaring peserta pelajar dan mahasiswa. “Dengan publikasi lewat facebook serta pendekatan dengan komunitas guru kesenian lomba ini diharap mampu menjaring 300 peserta,” tutur M. Darajat, sekretaris DKS yang berperan sebagai ketua panitia.
    Setelah lolos dari babak penyisihan dan final, dari kelompok pelajar dan mahasiswa akan dipilih juara I, II dan III untuk putra dan putri dengan hadiah berkisar antara Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta. Para pemenang juga akan diberi sertifikat dan CD. Untuk itu panitia menetapkan biaya pendaftaran senilai Rp 50 ribu.
    Penjaringan peserta dimulai tanggal 13 Nopember di sekretriat DKS, Balai Pemuda , Jl Gubernur Suryo 15 telpon 031-5454120, UPTD THR (belakang Hitech Mal) Jl. Kusuma Bangsa 116-118 telpon 031-5483085 maupun email: dewankeseniansurabaya@yahoo.com. ©

    Contact Person
    M. Darajat – Ketua Panitia – 081 3571 27707
    Hanif Nasrullah – Bendahara – 081 7480 2453
    Rokimdakas – Humas – 088 1953 5675

    Blog – dksonline.wordpress.com
    E mail – dewankeseniansurabaya@yahoo.com

    TOLONG DIKIRIM KE TEMAN TEMAN YA, THANK’S

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s