TENTANG TULISAN ULIL (Jaringan Islam Liberal) di kompas 18 November 2001

Posted: 16 Maret 2011 in ARTIKEL
Tag:, , , , , ,

TENTANG TULISAN ULIL (Jaringan Islam Liberal) di kompas 18 November 2001

Kalau membaca kajian Ulil ini emang parah! meskipun tidak perlu di bom, karena islam itu “rahmatan lil alamin”, lebih tegas lagi “lakum dinakum waliadin” dia hanya perlu di ajak debat saja..

Intinya kata ulil, islam itu perlu di sesuaikan dengan kondisi budaya, ah bodohnya dia!, harusnya dia berfikir sebagai orang islam, bahwa ajaran islam melalui Al Qur’an adalah ilmu Allah yang Maha Tahu, sedangkan ilmu manusia itu dangkal, padahal Islam itu logic, dan bagi orang yang belum bisa menemukan logika dalam islam maka dia harus terus belajar “Iqra” seperti yang Allah minta dalam ayat surat pertama yang di turunkan dalam Alqur’an, pasti mereka akan menemukannya.

tentang alasann-alasannya :

tentang alasan ulil yang pertama dan kedua,:

Ini jelas tidak dapat diterima akal apakah menurut Ulil, Alqur’an yang diturunkan Allah itu hanya untuk orang arab saja, dan di masa lalu? sehingga kalau masuk masa yang baru atau daerah yang baru selain arab ayat-ayat Alqur’an harus disesuaikan extrimnya diganti yang baru? tidak masuk akal.!

Sedang untuk contoh di alasan dia yang kedua :

Khusus Jilbab : jelas-jelas bahwa manfaat dari pemakaian jilbab itu bisa di analisis secara jelas sangat besar,minimal untuk mengangkat derajat kaum wanita, pria-pria usil akan lebih sungkan untuk mengganggu cewek berjilbab. sedang mudharat bagi yang tidak mengenakannya jelas sangat besar. kenapa ini harus dipertentangkan sama dia. apakah dia mau mengajak orang untuk tidak berjilbab?

Untuk potong tangan, qishash, rajam : ini sebenarnya tidak perlu di bahas lagi karena Jumhur Ulama di Indonesia jelas tidak mempermasalahkan hal ini kalaupun tidak dilaksanakan, karena kalau dia permasalahkan lagi itu akan menimbulkan mudharat yang luar biasa besar, terutama efek kerukunan umat. Dan kalaupun hukuman itu dilaksanakan aku yakin tingkat kriminal akan sangat menurun! coba saja kalau ada hukuman pencuri termasuk korupsi di hukum potong tangan, pasti tidak ada lagi rakyat kecil yang di sengsarakan, apakah dia tidak berfikir sejauh ini??

Sedangkan untuk jenggot, jubah : ini kan hukumnya sunah, dilaksanakan boleh, nggak juga nggak apa2, trus apalagi masalahnya??

Untuk alasan dia yang ketiga :

Dia menyatakan bahwa Quran menganut pandangan universal tentang martabat manusia yang sederajat, tanpa melihat perbedaan agama, lalu di kemanakan ayat Al Qur’an “Lakum dinakum waliadin” bagimu agamamu bagiku agamaku, jelas-jelas di sini Allah memisahkan antara orang islam dan orang di luar islam, kalau lebih jelasnya, Allah seperti mengatakan, silahkan anda yang diluar islam melakukan syariat anda sendiri, sedangkan kami yang islam akan melakukan syariat kami sendiri, ini jelas ada sekat antara muslim dan non muslim, kok dia bisa mengatakan martabat manusia sederajat, belum lagi kalau kita mencermati dalil bahwa Allah menempatkan derajat manusia berdasarkan ketakwa’annya, bener-bener saya tidak habis fikir tentang hal ini.

Dan yang ke Empat :

Pikiran dia jelas terbalik 180 derajat, menurut dia, kita membutuhkan struktur sosial yang dengan jelas memisahkan mana kekuasaan politik dan mana kekuasaan agama. Agama adalah urusan pribadi; sementara pengaturan kehidupan publik adalah sepenuhnya hasil kesepakatan masyarakat melalui prosedur demokrasi, kalau misal ini terjadi dimana pengaturan kehidupan publik (politik) tidak dilandasi dengan aturan agama efeknya akan buruk sekali, mau mengambil contoh, lihatlah di Indonesia sekarang dimana politik sudah dikotori kepentingan publik, kepentingan orang-orang yang nggak ngerti agama sama sekali, efeknya mungkin Ulil tidak merasakan karena dia termasuk golongan berada, atau mungkin dia masuk kedalam golongan yang menerima manfaat dari kekisruhan politik di Indonesia, tapi ada jutaan manusia di Indonesia ini yang menjadi sengsara karena praktek politik yang kacau balau tanpa didasari landasan agama.

Sungguh disayangkan bahwa seorang Ulil yang notabene penganut Islam berbicara seperti itu, kalau yang berbicara bukan orang islam sih saya masih maklum..!!

Demikiian, Pendapat berseberangan dipersilahkan, mari kita berdiskusi..

ini adalah link tulisan Ulil:

http://id.berita.yahoo.com/inilah-artikel-ulil-yang-menggegerkan-1-20110315-060300-794.html

Komentar
  1. Abu Yervant mengatakan:

    Ulil ini memang orang yang berani …. berani mati konyol maksudnya.

    Allah saja masih membeda-bedakan orang yang beriman dari derajat taqwanya.
    Susah memang kalau orang sudah merasa dirinya lebih baik dari Allah. Dengan ‘kepintarannya’ mempermainkan ayat dan hadits membodohi banyak orang. Kalau membodohi diri sendiri sih silakan .., tapi ini koq ngajak-ngajak orang ….

    Lil, seberapapun anda dibayar oleh siapapun orang yang membayarmu .., semuanya gak akan ada artinya saat ajal di tenggorokan!

    Anggap kegagalan percobaan pembunuhan terhadap anda karena Allah masih memberikan kesempatan untuk tobat dan membongkar konspirasi besar usaha penyesatan umat Islam Indonesia oleh para pemodal JIL!

    Kalau saya pribadi, sangat menyayangkan kenapa bom untuk anda malah salah sasaran.

    • suklowor mengatakan:

      yah begitulah mas islam mau cobba di hancurkan, dari setiap celah pasti akan ada yang manfaatkan utnuk memecah belah ukuwah islamiah… semoga kita tiddak terpancing dengan hal-hal murahan semacam ulil itu.

      dan aku yakin Islam dalam lindungan Allah akan selalu berjaya🙂

  2. etikush mengatakan:

    numpang sebar link pantun yach 🙂

    ke toko bangunan beli paku
    ke toko selam beli baju selam
    biarkan Islam mewarnai aq
    dan qu tak ingin mewarnai Islam

    Read more: http://etikush.blogspot.com/2011/03/pantun-islam.html#ixzz1I2xpKU3h

    begitulah, menurut pantun yang pernah gw bikin tersebut,
    ternyata dengan memilih Islam, artinya gw rela Islam mewarnai gw…

    eia, skrg gw tinggal di banjar ciamis,
    trus suka ada kereta yang ke jogja,
    klo diperkenankan, bolehkah ai n suami ai berkunjung ke jogja?

  3. widia widhi mengatakan:

    klo masalah agama memang aku, boleh dibilang dangkal ,,,,,tapi saya sebagai orang awam, saya berpendapat,,,,jadikan agama sebagai lentera dalam hidup,,,dan laksanakan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,,,,pasti akan terwujud firman2 Allah SWT, bahwa islam sebagai rahmatan lil Alamin,,,,,dan,,,,jangan mengutak-utik agama yang notebene sudah mutlak hukumnya,,,,masih banyak hal-hal penting yang perlu kita pikirkan,,,,bukan masalah agama tidak penting,,,,tapi marilah kita ejawantahkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-quran dalam kehidupan nyata,,,,tidak hanya omong omong aja,,,,

  4. janjanismyname mengatakan:

    menambah wawasan saya nih…^^

    jelmoli meubles

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s