Archive for the ‘PANTUN’ Category


PANTUN & PARI’AN

PANTUN 1
Ombak berdebur di pantai seribu
Seribu dapat barang satu
Banyak muncul partai baru
Pelaku tetap yang itu itu

PANTUN 2
Buah manggis di belah dua
Pasar Bima dirusak masa
Sudah habis pulsa sejuta
Dasar sial ditolak juga
(lebih…)


PANTUN

(1)
Dikanan gunung dikiri gunung
Mampir ditengah kebun nanas
Kesana bingung kesini bingung
Mikir kredit nggak lunas-lunas

(2)
Meja bagus dipernis rapi
Kursi kawat disulam baja
Kerja nggak becus bergaji tinggi
Duit rakyat diembat juga

(3)
Buah manggis Buah Mentimun
Di Pasar raya dituker terasi
Gadis manis kenapa ngalamun
Jadi Pacar saya asik kaleee…

(4)
Beli sandal uang pas-pasan
Sandal jepit berlapis tiga
Dasar sial orang kejaksaan
Harusnya adil eh.. korupsi juga

(5)
Tikar robek kena parang
Daun kemangi tuk makan nasi
Dasar cewek jaman sekarang
Di cium sekali eh… minta lagi
(yang salah yang nyium atau yang dicium ye ?)

(6)
Jangan tanya jembatan timbang
Jembatan gantung nggak fungsi lagi
Jangan tanya jabatan abang
Uang tanggung korupsi lagi
(jangan tersinggung ya!!)

(7)
Beli kacang ke Padang Panjang (jauhnya…)
Jangan harap dapat roti
Kalau abang nggak punya uang
Jangan harap deket adik lagi… (nasip-nasip)

(8)
Buah papaya di sebelah belati
Belati & Golok bikin ngeri
Buat apa sekolah tinggi-tinggi
Nanti juga nyogog jadi pegawai negeri

(9)
Kapal tongkang membawa udang
Ebi muda kecil sekali
Kapan abang punya uang
Adik minta di traktir lagi (ngarep loe..)

(10)
Pingin berendam di pinggir kali
Kali mahakam dalam sekali
Kurupsi milyaran dibiarkan pergi
Maling ayam dikejar setengah mati

(11)
Sedan Merci Sedan BMW
Sedan Honda merah warnanya
Kalau adik jadi pecar saya
Abang sayang selamanya (ngrayu…)

(12)
Beli nasi ke padang panjang (jauhnya…)
Sampai Medan busuk semua
Pantes PSSI nggak pernah menang
Pejabatnya busuk semua

(13)
Sang surya terbit dari timur
Sorenya sudah dibarat
Kalau kita masih dikasih umur
Kapan yuk kopi darat…