Posts Tagged ‘poetry’


KATA TERGANTIKAN


****
Adakah hujan tersenyum
Siap diantarkan mendung pada kata tergantikan…

Menyembul dari selasar Rindu pada sebuah nama
Nama yang menyeruak dalam Ringkih Ingatan
Ringkihnya harapan.

(lebih…)

ARCA BATU (Puisi 44)

Posted: 18 Februari 2010 in PUISI
Tag:, , ,

ARCA BATU

***

Arca batu

Patung dewi

Disana….
Dikeheningan malam
Kudapati Batu Besar tepekur
Mendengar sajak-sajak sunyi
Dari penyair sepi

Dihayatinya larik demi larik
Bait demi bait hingga
Ingatannya jatuh lalu terpelanting ke masa lalu

Dulu….
Engkau selalu menemaniku disini
Sekedar bercerita tentang
Burung hantu yang bangun kesiangan
Atau Kawista tua ingin memejamkan mata
(lebih…)

RINDU INI MILIKMU (puisi 38)

Posted: 9 Juli 2009 in PUISI
Tag:, , ,

RINDU INI MILIKMU

****

Ku telungkupkan hatiku
Agar punggungnya bisa istirahat
Setelah sempat cacat
Karena Rindu ini tak jua terucap
***

Yogyakarta, 09 juli 2009


PESAN BUNGA

***

Setangkai bunga kecil
Melambai semangat ke arahku
Wajahnya ceria tulus mempesona

Aku tertegun sesaat
Kemudian kudekati dia
Setengah berbisik dia berkata
(lebih…)


AKU & DIRIMU, DIMALAM ITU

Aku tak tahu..
Malam ini milikku
Atau milikmu

Aku juga tidak tahu
Bintang itu berkerling untukku
Atau untukmu

Yang jelas aku tahu
Bulan malu melihatku
Dan buruburu bersembunyi
Dibalik awan itu
======

Yogyakarta, 21 Februari 2009

BOSAN (puisi 25)

Posted: 13 Februari 2009 in PUISI
Tag:, , , ,

BOSAN

Rasanya ingin ku teguk saja malam
Dalam gelas berisi peluru
Karena aku sudah Bosan menunggumu…
=====

Yogyakarta, 6 Februari 2009

MANDI (puisi 14)

Posted: 24 November 2008 in PUISI
Tag:, , , , ,

MANDI

Aku Mandi Kesadaran
Dengan sabun kekesalan
Dengan shampo kepedihan
Dengan pasta kebencian

Aku lihat temenku mandi sukaria
Dengan sabun tawa
Dengan shampo ceria
Dengan pasta romantisme

Aku hanya bisa memandang mereka
Aku coba cibir mereka tapi tak berasa
Aku coba ketawai mereka tapi tak berarti

Aku tangisi mereka
Aku ketawai diriku
Aku cibir diriku
Begitu mudahnya
====@@@===

Jogjakarta, 26 Desember 2004

TELAGA BIRU (puisi 13)

Posted: 20 November 2008 in PUISI
Tag:, , , , ,

TELAGA BIRU

Tlaga Biru
Kau telah menenggelamkan batu besar sekian lama
Lama sekali aku menunggu serut airmu
Hanya untuk memunculkan muka saja
Hanya muka saja
Cukup muka saja

Tapi aku tidak menghentikan air mataku
Yang selalu mengalir menebar nila kesedihan
Semakin menenggelamkanku lebih
Lebih-lama
Lebih dalam
Lebih menyesakkan dada

Telaga biru
Aku sudah putus asa dengan keindahan airmu
Keinginan untuk muncul telah berubah kini
Di kejauhan aku melihat satu harapan yang lain
Indah sekali
Aku ingin mendekati-Nya seberat apapun sisanya

Banyu biru
Lebur aku sekarang juga
Supaya aku bisa menyentuh-Nya
====@@@====

Jogja, 26 Desember 2004

PINGIT 99 DETIK (puisi 12)

Posted: 14 November 2008 in PUISI
Tag:, , ,

PINGIT 99 DETIK

Sungguh penantian yang menjemukan!
Selalu begitu, begitu selalu

Dari empat penjuru datang dan pergi
Entah berapa banyak jumlahnya
Puluhan, ratusan, ribuan, mungkin jutaan
Jangankan memperhatikan
Menolehpun enggan
Jangankan memandang
Melirikpun segan

Aku….
Terdiam dalam peluang
Selalu begitu, begitu selalu
====@@@====

Jogjakarta, 24 Februari 2008


BANGSA PEMINTA

Entah siapa namanya
Dilampu merah selalu ada
Memelas, meminta
Hanya untuk dua hurup saja
Rp berapa saja!
Akan ku lakukan apa saja, katanya….
Ehm… Sudah jadi landmark kota

Eh…. Di restouran juga ada
Di terminal berjejal semua
Di toko-toko, di bis-bis kota
Cek…. Cek…. Cek….

Tunggu dulu
Mereka dimana-mana
Di gedung-gedung tinggi
Di mobil mobil patroli
Di kantor-kantor dan instansi

Aku menggelengkan kepala
Kemudian menunduk lesu
Eh… kenapa tanganku menengadah begini?
o…… sudah jadi landmark bangsa!!!

Jogja, 17 Februari 2008