Posts Tagged ‘rindu’

PENANTIAN

Posted: 17 Mei 2011 in PUISI
Tag:, , , , , , ,

PENANTIAN

http://kweklina.wordpress.com

PENANTIAN

Disini adalah sebuah penantian,
ketika rumput berinai hujan,
dan senja lebih lamat dari biasanya,
pernahkah kau berfikir bahwa aku tak lagi yakin
akan ada rindu berdesir dalam bisikan bebayu

Lingsir oh, lingsirlah matahari!
Beristirahatlah diharibaan cakrawala

Terbit oh, terbitlah rembulan
Ingin kuceritakan ini seperti malam-malam sebelumnya
melalui kidung yang ku pantulkan
pada cadas dan karang terjal pantai selatan
(lebih…)

Iklan

RINDU INI MILIKMU (puisi 38)

Posted: 9 Juli 2009 in PUISI
Tag:, , ,

RINDU INI MILIKMU

****

Ku telungkupkan hatiku
Agar punggungnya bisa istirahat
Setelah sempat cacat
Karena Rindu ini tak jua terucap
***

Yogyakarta, 09 juli 2009


PENJELASAN ATAS PUISI RINDU

****

RINDU

.

Allahku

Aku Rindu pada-Mu

Tapi Aku Malu..

===%%%===

Untuk pertama kalinya aku mencoba untuk menjelaskan isi puisi ku, semoga bermanfaat..

. Kadang manusia tanpa sadar telah melupakan tuhannya dan lebih mementingkan kehidupan manusia itu sendiri, apalagi kalau manusia sedang dalam kondisi menyenangkan, tapi akan berbeda kondisi jika manusia dalam keadaan susah dan terjepit yang pertama diingat adalah tuhannya

. Banyak diantara kita lebih konyol lagi, saat mereka ditimpa kesusahan mereka bahkan memprotes tuhannya “Ya Allah, apa salahku dan apa dosaku sehingga aku begini?” itulah protes yang lazim kita dengar, kenapa kita tidak coba untuk istropeksi diri saja, misalkan aku kemaren kecurian, oh itu berarti hukuman dari perbuatanku yang itu. Wah uangku hilang dijalan, oo.. berarti aku kurang shodaqoh.

. Kemudian diharapkan dari ungkapan-ungkapan seperti itu kita bisa langsung memperbaiki keadaan dengan berbuat baik di kemudian hari.

. Ungkapan “Ya Allah apa salah dan dosaku” semacam itu saya pikir karena kita lupa akan ke-Maha Adilan, Ke-Maha Bijaksanaan, dan ke-Pemurahan Allah SWT.

. Coba ingat dan camkan:

Kalau kita memahami bahwa Allah SWT itu Maha Adil bahwa kita akan sadar bahwa apa yang kita terima (anugrah) atau apa yang menimpa kita (kesialan) pasti sudah dalam takaran yang seimbang dengan apa yang kita perbuat, tinggal kita mencarinya dan mengingat-ingatnya saja pasti ada yang cocok.

. Dan kalau kita memahami bahwa Allah SWT Maha Pemurah, pasti juga kita akan dengan mudah menghitung bahwa kebaikan yang kita terima adalah hasil pengali-lipatan kebaikan yang telah kita buat selama ini, ingat janji Allah lewat Hadist Rasulullah 1 kebaikan akan di balas denga 700 kali lipat kebaikan oleh Allah SWT. Maka berbuat baiklah sebanyak-banyaknya

. Sedang kalau kita memahami bahwa Allah SWT Maha Bijaksana, lihatlah dan coba hitunglah. Bahwa keburukan yang kita buat hanya akan dibalas oleh Allah seperti itu juga, tidak dilipat gandakan.

. Maka dengan sederhana seharusnya kita bisa merasakan bahwa anugrah yang diberikan Allah pada kita kadang melebihi dari apa yang kita minta (meskipun dalam bentuk lain), Cuma konyolnya kita nggak pernah sadar..

. Kadang kita tidak punya MALU dengan kebiasaan kita tersebut, dan konyolnya lagi kita nggak benar2 RINDU…

. Terima kasih..